Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label nasehat

MEWASPADAI TIPUAN SETAN BIN IBLIS

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim BANYAK ORANG BERKATA: "URUS SAJA DIRI SENDIRI, GAK USAH URUSIN ORANG LAIN" atau "GAK USAH MENYERUKAN KHILAFAH, URUSIN DULU KELUARGA SENDIRI". (Mainstream Media Indonesia). Dari anas ra: Para sahabat bertanya: "Ya Rasululloh, kami tidak akan menyuruh orang lain berbuat baik sebelum kami sendiri mengamalkan kebaikan dan menjauhi kemungkaran" Rasululloh bersabda: "TIDAK, bahkan serulah untuk berbuat baik meskipun kalian belum mengamalkan kesemuanya. Dan cegahlah kemungkaran, meski kalian belum menghindari semuanya". (HR.Thabrani). Sa’id bin Jubair mengatakan, “Jika seseorang tidak boleh menasehati untuk melakukan Amar Makruf dan nahi mungkar kecuali orang yang sudah bisa mengontrol dirinya sendiri dan sempurna, niscaya tidak ada satupun orang yang melakukan dakwah. Maka akan minimlah orang yang mau berdakwah”. Ucapan Sa’id bin Jubair ini dinilai oleh Imam Malik sebagai ucapan yang sangat tepat. (Tafsir Qurthubi,1/410). ...

HIDUP DI DUNIA INI HANYA SEBENTAR

Bismillaahir Rohmaanir  Rohiim Nasehat dari teman yang sangat berharga bagiku. Nasehat ini juga kupersembahkan kepada teman-temanku : Waktu Manusia Didunia Berdasarkan Al Qur'an sebagai sumber kebenaran : 1 hari akhirat = 1000 tahun. 24 jam akhirat = 1000 tahun. 3 jam akhirat = 125 tahun. 1,5 jam akhirat = 62,5 tahun. Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah WAKTU. Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. (Taddaburi: QS.35:15, 4:170). Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah.. (Taddaburi QS.74:7,52:48,39:10). Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (Taddaburi : QS.12:53, 33:38). "Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah (Taddaburi : QS.9:72, 98:...

NASEHAT KEPADA KAUM ASWAJA

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh 9 Butir Nasihat Bagi Kaum Aswaja : 1. Kita harus memposisikan Hizbut Tahrir pada posisi sebenarnya, yaitu sebagai partai politik Islam ideologis, tidak sebagai organisasi keagamaan seperti halnya NU, Persis dan Muhammadiyyah. Dan karena Hizbut Tahrir adalah partai politik, maka wargaNU, Persis dan Muhammadiyyah bisa menjadi anggotanya, sebagaimana menjadi anggota dari partai politik yang lain. 2. Kita harus membandingkan Hizbut Tahrir sebagai partai politik dengan partai politik juga, seperti dengan PKB, PKNU, PDIP, GOLKAR, PKS dll., tidak dengan organisasi keagamaan seperti NU, Persis dan Muhammadiyyah. Dengan demikian kita akan mengerti bahwa Hizbut Tahrir adalah partai politik Islam yang paling lurus dan berada di atas jalan yang lurus, dan kita akan mengerti kenapa para oknum kiai NU melarang warga NU ikut Hizbut Tahrir dan tidak melarang ikut PDIP, Golkar dll. 3. Kita tidak boleh membenturkan Hizbut Tahri...

NASEHAT BAGI KAUM ASWAJA SEJATI

Bismillaahir  Rohmaanir Rohiim 9 Butir Nasihat Bagi Kaum Aswaja: 1. Kita harus memposisikan Hizbut Tahrir pada posisi sebenarnya, yaitu sebagai partai politik Islam ideologis, tidak sebagai organisasi keagamaan seperti halnya NU, Persis dan Muhammadiyyah. Dan karena Hizbut Tahrir adalah partai politik, maka wargaNU, Persis dan Muhammadiyyah bisa menjadi anggotanya, sebagaimana menjadi anggota dari partai politik yang lain. 2. Kita harus membandingkan Hizbut Tahrir sebagai partai politik dengan partai politik juga, seperti dengan PKB, PKNU, PDIP, GOLKAR, PKS dll., tidak dengan organisasi keagamaan seperti NU, Persis dan Muhammadiyyah. Dengan demikian kita akan mengerti bahwa Hizbut Tahrir adalah partai politik Islam yang paling lurus dan berada di atas jalan yang lurus, dan kita akan mengerti kenapa para oknum kiai NU melarang warga NU ikut Hizbut Tahrir dan tidak melarang ikut PDIP, Golkar dll. 3. Kita tidak boleh membenturkan Hizbut Tahrir sebagai partai politik dengan NU, Persis ...