Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sekular

PLURALISME

Bantahan Terhadap Ide Pluralisme Agama; Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Pluralisme agama adalah suatu paham yang menganggap semua agama adalah sama dan kebenaran setiap agama adalah relative [nisbiy], karena itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agama saja yang benar, sedangkan agama yang lain salah. Secara historis paham pluralisme itu bukan berasal dari umat Islam, namun dari orang-orang Barat kristen, yang telah men. Misalnya pada tahun 1527 M. di Paris terjadi peristiwa yang disebut The St. Barthalomens Day's Massacre. Pada suatu malam ditahun itu, sebanyak 10000 [sepuluh ribu] jiwa orang Protestan dibantai oleh orang Katolik. Peristiwa mengerikan yang semacam itulah yang kemudian mengilhami revisi Teologi Katolik dalam konsili Vatikan II [1962-1965 M.]. Semula diyakini; "Tidak ada keselamatan diluar Gereja". Lalu keyakinan itu diubah menjadi; "Keselamatan dan kebenaran itu bisa saja diluar Gereja", yakni diluar agama Katolik atau Protest...

AZAB BAGI ORANG SEKULAR

Ternyata Azab Kaum Sekular Sama Dengan Azab Kaum Munafik Dan Raja Fir'aun Beserta Keluarga Dan Tentaranya. Gak Percaya? Baca Sampai Tuntas ... Bismillaahir Rahmaanir Rohiim Berangkat dari melihat dan merasakan berbagai fakta kerusakan interaksi kaum muslimin dalam kehidupan, bermasyarakat dan bernegara. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa orang-orang sekuler kelak diakhirat akan dikembalikan kepada siksa yang amat berat. Mereka akan dimasukkan ke dalam neraka yang paling bawah, karena hakekat orang-orang sekuler adalah orang - orang munafik dimana karakter kemunafikannya telah ada dan nyata melekat pada keyakinan dan perilakunya. Mereka berkeyakinan bahwa agama tidak boleh ikut campur  mengatur urusan manusia dalam kehidupan, bermasyarakat dan bernegara. Bagi siapa saja perilaku mereka sudah sangat jelas, yaitu selalu melakukan penggembosan terhadap para pengemban dakwah yang mukhlish-mukhlish yang tidak punya tujuan kecuali agar syariat [agama] Islam dapat diterapkan dalam k...

SYARIAH DAN KHILAFAH BUKAN ANCAMAN

SYARIAH DAN KHILAFAH BUKAN ANCAMAN 07 Apr 2016 in Fokus (Al Waie), Topik Utama Sejumlah kasus terorisme, terutama di negeri ini, selalu dikaitkan dengan isu penegakan syariah dan Khilafah. Contohnya adalah beberapa kasus bom di Indonesia yang dilakukan oleh para alumnus Perang Afganistan. Ada juga isu Islamic State (IS/ISIS) di Suriah yang menampilkan “wajah” Khilafah dalam raut palsu yang menakutkan, cenderung meneror dan meresahkan masyarakat ketimbang membuat rasa nyaman dan membawa rahmat bagi semesta alam. Yang terbaru adalah peristiwa Bom Thamrin. Peristiwa ini membawa babak baru upaya teror yang terkesan kian berani dan terbuka. Semuanya makin menjustifikasi tuduhan bahwa syariah dan Khilafah adalah ancaman. Di sisi lain, ada transendensi politik di negeri ini yang diperlihatkan oleh partai politik Islam nonparlemen, yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). HTI adalah marja’ (rujukan) dalam perjuangan penegakan syariah dan Khilafah di Indonesia. HTI tampak memiliki ...

SEKULARISME BUKAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH (ke-5)

Alasan keempat: Agama Islam telah melarang kaum muslim meniru-niru serta mengikuti orang-orang kafir. Rasulullah saw. bersabda; ليس منا من تشبه بغيرنا. رواه الترميذي عن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده "Tidak termasuk golongan kami orang yang meniru-niru dengan selain kami". Dan beliau saw. bersabda; من تشبه بقوم فهو منهم. رواه أبو داود عن ابن عمر والطبراني عن حذيفة "Barang...

SEKULARISME BUKAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH (ke-4)

Alasan ketiga: Sekularisme itu kontradiksi dengan semangat ber-Islam kaffah.  Kita sebagai orang beriman yang Ahlus Sunnah Wal Jamaah melaksanakan syariat Islam secara total dalam semua lini kehidupan adalah kewajiban yang tidak dapat ditawar-tawar dan ditunda-tunda. Sesuai dengan tabiatnya yang Rahmatan Lil'alamin, syariat [agama] Islam dengan seperangkap hokum dan sistemnya mampu menjadi solusi atas problematika Dunia yang dewasa ini sedang mendekati kehancuran disegala bidang. Berawal dari hancurnya nilai-nilai kemanusiaan sebagai fitrah atau tabiat dasar yang membedakan antara manusia dengan binatang, dan berujung pada kegagalan manusia dalam mensyukuri fitrahnya serta memanfaatkannya secara optimal sesuai perintah dan larangan Allah swt. Tuhan Pencipta fitrah. Pada akhirnya komunitas Dunia hancur bersamaan dengan hancurnya tatanan keluarga sebagai tiang penyangganya. Dengan tidak diterapkannya hokum dan system Allah untuk mengatur Dunia, bukan hanya manusia yang rusak dan hanc...

SEKULARISME BUKAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH (ke-3)

Alasan Kedua: Syariat Islam mengharamkan sekularisme. Allah swt berfirman; "Apakah kalian beriman kepada sebahagian Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian dari kalian, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kalian perbuat". QS.Al-Baqarah [2]:85. Ayat ini meskipun berkenaan dengan Bani Israil [kaum Yahudi], tetapi juga ditujukan kepada kaum muslim. Ketika perilaku mengimani sebahagian kitab dan mengingkari sebahagian yang lain itu diharamkan atas Bani Israil, begitu pula ketika dilakukan oleh kaum muslim, maka sama halnya Bani Israil mendapat kenistaan dalam kehidupan dunia, dan kelak pada hari Kiamat baik Bani Israil maupun kaum muslim sama-sama mendapatkan siksa yang sangat berat. Ketika Allah melarang Bani Israil dari mengambil sebahagian kitab Taurat dan membuang atau mengingkari sebahagian yang...

SEKULARISME BUKAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH (ke-2)

Alasan Pertama : Sekularisme mereduksi kesempurnaan syariat [agama] Islam. Allah swt. berfirman: "Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagi kalian". QS.Al-Maaidah [5]:3. Miturut para mufassir yang pada hari itu -yaitu hari Jum'at setelah ashar bertepatan dengan wuqufnya Rasulullah saw. di Arafah-telah disempurnakan dari agama Islam adalah hokum-hukum Islam dan fardhu-fardhunya, yakni halal dan haramnya, karena setelahnya masih terun ayat; "Dan peliharalah diri kalian dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kalian semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)". QS Al-Baqarah [2] : 281. Ayat ini adalah ayat mau'izhah, bukan ayat hokum. Jadi syariat [agama] Islam itu mampu menjadi solusi atas berba...

SEKULARISME BUKAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH (ke-1)

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Mereka kaum Aswaja Sekular berkata : Pancasilanya tidak salah karena telah sesuai dengan Alqur'an / Islam. Coba perhatikan Pancasila dengan dalil dalilnya : 1. Ketuhanan yang Maha Esa Allah swt berfirman : "Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa". (QS Al Ikhlash - 1). 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab Allah swt berfirman: "Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, hendaklah kamu jadi manusia yang adil". (QS An Nisa' : 135). 3. Persatuan Indonesia Allah swt berfirman: "Dan kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal". (QS Al Hujuraat : 13). 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan Allah swt berfirman: "Sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka". (QS Asysyuro : 38). 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Allah swt berfirman: "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adi...